Tuesday, November 22, 2011

Selasa, 22 November 2011

Market Review & Prediction

IHSG Senin (21/11/2011) masih mengalami pelemahan, dengan negatif 74,67
poin  atau  turun  1,98%  berada  pada  level  3.679,82.  Tingginya  yield  obligasi
Spanyol dan Perancis membuat khawatir terhadap perbankan global, selain itu
krisis  hutang  eropa  yang  belum  jelas  penyelesaianya  membuat  investor
memilih  untuk mengemankan  asset  nya  terlebih  dahulu.  Sektor-sektor  yang
menjadi  penyumbang  terbesar  terhadap  pelemahan  IHSG  pada  perdagangan
hari  senin  kemarin  adalah  sektor  industri  dasar  dan  sektor  pertambangan
dimana masing-masing sektor mengalami penurunan 3,04% dan 2,60%.

Bursa Global, Kemarin Dow Jones  turun 2.11% ke level 11547.30 sedangkan
S&P  500  turun  1.86%  ke  level  1192.98  dan  Nasdaq  turun  1.92%  ke  level
2523.14.  Penurunan  Dow  Jones  karena  pemerintah  US  dipaksa  untuk
memotong  anggaran  sebesar  US$1,2  triliun.  Selain  itu,  diberitakan  bahwa
supercommittee  akan  membuka  jalan  untuk  memperpanjang  stimulus.  Jika
stimulus  tidak  diperpanjang,  maka  US  akan  terkena  dampak  langsung  dari
krisis  utang  Eropa  pada  kuartal  pertama.  Fitch  Ratings  mengatakan  bahwa
penularan  lebih  lanjut  dari  krisis  utang Eropa  akan menjadi  risiko  bagi Bank-
Bank US. 

Prediksi IHSG. Secara teknikal IHSG masih akan melanjutkan pelemahannya.
Dilihat  dari  segi  teknikal,  MACD  telah  membentuk  pola  dead  cross,  dan
bollinger telah membuka ke bawah. Kami memprediksi, IHSG akan bergerak di
level support 3590 dan resistance di level 3685.

Highlight News

  Samin Tan Mengusulkan Pelepasan 20% BRAU dan 10% BRMS
  ADRO Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Depan
  Laba PBRX Naik 110% pada kuartal III tahun 2011
  ADHI Meraih Kontrak Rp 4,2 Triliun
  BLTA Siap Terbitkan Obligasi US$ 125 Juta
  Laba GIAA Melebihi Rp 600 Miliar
  MNCN Naikkan Rasio Dividen 
  ITMG Akan Pertahankan Rasio Dividen 75% untuk tahun 2011
  Laba BUMI Naik 3.90% per September 2011

 Samin Tan Mengusulkan Pelepasan 20% BRAU dan 10% BRMS
Samin  Tan,  pemilik  sekaligus  direktur  utama  PT  Borneo  Lumbung  Energi&  Metal  Tbk  (BORN),  mengusulkan
pelepasan  20%  saham  PT  Berau  Coal Energy  Tbk  (BRAU)  dan  10%  saham  PT  Bumi  Resources Minerals  Tbk
(BRMS). Nilai  penjualan  diperkirakan mencapai US$ 750  juta. Hal  ini  bertujuan  untuk meningkatkan  kepemilikan
saham Bumi Plc pada Bumi Resources lebih dari 50% dari saat ini 29%. Sumber: Investor Daily.

  ADRO Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Depan
PT Adaro Energy  Tbk  (ADRO) menargetkan  peningkatan  pendapatan  sebesar  8-10%  tahun  depan. Peningkatan
pendapatan  akan  didorong  oleh  kenaikan  produksi  batubara  perseroan.  Perseroan  berkonsentrasi  untuk
mengembangkan pertambangan di Sumatra Selatan. Sumber: Investor Daily.

  Laba PBRX Naik 110% pada kuartal III tahun 2011
PT  Pan  Brothers  Tbk  (PBRX) membukukan  kenaikan  laba  bersih  sebesar  110%  pada  kuartal  III  2011.  Hal  ini
ditopang  oleh  peningkatan  pendapatan  sebesar  50%.  Perseroan  berencana  memproduksi  merek  sendiri,  dan
sebagian  order  yang  diterima  disubkontrakkan  ke  manufaktur  garmen  di  negara  Vietnam,  India,  Kamboja,  dan
Tiongkok. Sumber: Investor Daily.
 
  ADHI Meraih Kontrak Rp 4,2 Triliun
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) segera menggarap dua proyek independent power plant (IPP). Total nilai Proyek tersebut
adalah Rp 4,2 triliun. Selain itu, perseroan juga berencana untuk ikut tender PLN lainnya. Sumber: Kontan.

  BLTA Siap Terbitkan Obligasi US$ 125 Juta
PT Berlian Laju Tanker Tbk  (BLTA) berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 125  juta  tahun depan. Dana akan
digunakan untuk melunasi utang perseroan  yang  jatuh  tempo  tahun depan. Per September,  total utang perseroan
mencapai US$ 2.07 miliar. Sumber: Kontan.

  Laba GIAA Melebihi Rp 600 Miliar
PT Garuda  Indonesia Tbk  (GIAA) mencetak  laba bersih  lebih dari Rp 600 miliar hingga Oktober 2011. Jumlah  ini
melampaui  laba  bersih  tahun  lalu  yang  sebesar Rp 515 miliar. Kenaikan  laba ditopang  oleh  peningkatan  kinerja
operasional. Sumber: Investor Daily.
 
  MNCN Naikkan Rasio Dividen
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) berencana menaikkan rasio dividen menjadi 45% mulai tahun depan. Hal ini
disebabkan  oleh masuknya  Saban  Capital Group  ke  perseroan.  Pendapatan  perseroan  diperkirakan  naik  14,5%
tahun ini, dan laba bersih diprediksi naik 67%. Sumber: Investor Daily.

  ITMG Akan Pertahankan Rasio Dividen 75% untuk tahun 2011
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan mempertahankan rasio dividen 75% untuk tahun buku 2011. Rasio
ini digunakan dalam membagikan dividen  interim 2011. Perseroan menyiapkan capex sebesar US$ 233  juta untuk
tahun 2012. Dana akan berasal dari kas internal. Sumber: Investor Daily.

  Laba BUMI Naik 3.90% per September 2011
PT Bumi Resources Tbk  (BUMI) mencetak pertumbuhan  laba bersih 3,90% per September 2011,  seiring dengan
pertumbuhan  pendapatan  sebesar  34.27%.  PT  Kaltim  Prima  Coal,  anak  perusahaan  perseroan,  mencatatkan
kenaikan produksi 6%, PT Arutmin Indonesia mencetak kenaikan produksi 17%. Sumber: Bisnis Indonesia.   






No comments:

Post a Comment