Market Review & Prediction
IHSG Jum’at (25/11/2011) ditutup turun 58.84 point (-1.59%) ke level
3,637.19 dengan jumlah transaksi sebanyak 2,81 miliar saham dan nilai
transaksi sebesar Rp3.3 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada
perdagangan jum’at kemarin mengalami penurunan, kecuali sektor
consumer. Saham-saham yang menjadi pendorong bursa akhir pekan lalu
UNVR, EMTK, BDMN, SMGR dan IDKM, sedangkan saham-saham yang
menjadi penggerus bursa pada hari ini antara lain BMRI, ASII, UNTR,
BBCA dan TLKM.
Bursa Global, Jumat kemarin Dow Jones turun 0.23% ke level 11231.78 ,
S&P 500 turun 0.27% ke level 1158.67 dan Nasdaq turun 0.75% ke level
2441.51. Bursa Asia, Dow Fut, dan Eropa mengalami peningkatan karena
adanya berita bahwa IMF kemungkinan akan membantu Italy. IMF sedang
menyiapkan dana pinjaman sebesar 600 billion euro untuk membantu Italy,
jika krisis utang negara tersebut memburuk.
Prediksi IHSG. Pada penutupan akhir pekan lalu, IHSG sudah menembus
level support kuat di MA 50. Jika hari ini IHSG akan kembali terkoreksi
paling tidak IHSG akan menguji Fibonanci Retracment 100% terlebih
dahulu pada level 3596. Secara teknikal IHSG dalam jangka pendek masih
rawan terkoreksi, akan tetapi mengingat kondisi reginal market pada pagi
ini rata-rata dibuka menguat maka kami menyimpulkan hari ini IHSG akan
bergerak mixed. Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak diantara
3596 – 3703.
Highlight News
APLN Anggarkan Capex Rp 3 Triliun
TIRT Refinancing Utang US$ 30 Juta
TBLA Menargetkan Pendapatan Rp 5 Triliun pada 2012
ASRI Berencana Emisi Obligasi US$ 200 Juta
Laba Bersih GPRA Turun 22,34%
WIKA resmikan 3 PLTD di Timor Leste
No comments:
Post a Comment