Wednesday, October 12, 2011

12 Oktober 2011

Market Review & Prediction

IHSG Selasa  (11/10/2011) mampu ditutup menguat dengan positif 80,66 poin
atau  naik  2,33%  berada  pada  level  3.531,75.  Selain  saham-saham
berkapitalisasi  besar  yang mendorong  penguatan  IHSG,  perdagangan  saham
lapis  kedua  dan  ketiga  juga  sangat  aktif  diperdagangkan.  Rilis  data  Suku
Bunga  Bank  Indonesia  yang  turun  menjadi  6,5%  menjadi  sentimen  positif
penguatan Bursa Indonesia. Namun menjelang penutupan perdagangan terjadi
sedikit  aksi  jual  dimana  penurunan  hampir  seluruh  bursa  kawasan  Eropa
menjadi  kekhawatiran  kembali.  Sektor-sektor  yang  menjadi  penyumbang
terbesar  terhadap  penguatan  IHSG  pada  perdagangan  hari  selasa  kemarin
adalah sektor pertambangan dan sektor industri dasar dimana masing-masing
sektor mengalami 3,61% dan 3,43% 

Dow Jones  Industrial Average.   Bursa AS semalam akhirnya ditutup variatif
dengan  volatilitas  cukup  tinggi.  Investor  terlihat  cenderung  wait  and  see
menjelang  rilis  laporan  earning  korporasi Amerika  dan masih  belum  pastinya
penanganan menyeluruh krisis utang Uni Eropa. Indeks DJIA turun 16,88 poin
atau 0,15%, di level 11.416,30. Namun sebaliknya, indeks S&P 500 naik 0,65
poin  atau  0,05%  ke  1.195,54  dan  Nasdaq  (IXIC)  menguat  16,98  poin  atau
0,66% ke 2.583,03.

Prediksi  IHSG.  IHSG  Berhasil  tembus  resistance  3.520  yang menyebabkan
IHSG  valid membentuk  pola  double  bottom  yang merupakan  pola  penguatan
lanjutan.  Bursa  regional  pada  pagi  ini  rata-rata  dibuka  cenderung  menurun,
dimana  Nikkei  negatif  0,63%,  KLSE  turun  0,09%  dan  STI melemah  0,42%.
Kami  memperkirakan  IHSG  akan  bergerak  mixed  dengan  kecenderungan
masih mengalami  penguatan.    Adapun  posisi  support  1  dan  2  berada  pada
level 3.492 dan 3.450 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada  level 3.552
dan 3.575

Highlight News
 RDG BI pangkas BI rate menjadi 6,5%
 Kredit Investasi Dominasi pertumbuhan kredit perbankan
 Solusi Tunas Pratama tambah 100 menara
 DSSA berikan pinjaman sebesar US$100 juta kepada anak usahanya
 LPKR melalui anak usahanya akan akuisisi dua mal baru





No comments:

Post a Comment