Market Review & Prediction
IHSG Selasa (11/10/2011) mampu ditutup menguat dengan positif 80,66 poin
atau naik 2,33% berada pada level 3.531,75. Selain saham-saham
berkapitalisasi besar yang mendorong penguatan IHSG, perdagangan saham
lapis kedua dan ketiga juga sangat aktif diperdagangkan. Rilis data Suku
Bunga Bank Indonesia yang turun menjadi 6,5% menjadi sentimen positif
penguatan Bursa Indonesia. Namun menjelang penutupan perdagangan terjadi
sedikit aksi jual dimana penurunan hampir seluruh bursa kawasan Eropa
menjadi kekhawatiran kembali. Sektor-sektor yang menjadi penyumbang
terbesar terhadap penguatan IHSG pada perdagangan hari selasa kemarin
adalah sektor pertambangan dan sektor industri dasar dimana masing-masing
sektor mengalami 3,61% dan 3,43%
Dow Jones Industrial Average. Bursa AS semalam akhirnya ditutup variatif
dengan volatilitas cukup tinggi. Investor terlihat cenderung wait and see
menjelang rilis laporan earning korporasi Amerika dan masih belum pastinya
penanganan menyeluruh krisis utang Uni Eropa. Indeks DJIA turun 16,88 poin
atau 0,15%, di level 11.416,30. Namun sebaliknya, indeks S&P 500 naik 0,65
poin atau 0,05% ke 1.195,54 dan Nasdaq (IXIC) menguat 16,98 poin atau
0,66% ke 2.583,03.
Prediksi IHSG. IHSG Berhasil tembus resistance 3.520 yang menyebabkan
IHSG valid membentuk pola double bottom yang merupakan pola penguatan
lanjutan. Bursa regional pada pagi ini rata-rata dibuka cenderung menurun,
dimana Nikkei negatif 0,63%, KLSE turun 0,09% dan STI melemah 0,42%.
Kami memperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan
masih mengalami penguatan. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada
level 3.492 dan 3.450 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.552
dan 3.575
Highlight News
RDG BI pangkas BI rate menjadi 6,5%
Kredit Investasi Dominasi pertumbuhan kredit perbankan
Solusi Tunas Pratama tambah 100 menara
DSSA berikan pinjaman sebesar US$100 juta kepada anak usahanya
LPKR melalui anak usahanya akan akuisisi dua mal baru




No comments:
Post a Comment