Friday, December 9, 2011

9 Desember 2011 Market Review & Prediction

Market Review & Prediction

IHSG kemarin (08/12) ditutup turun 11,74 point (-0,30%) ke level 3.781,76 dengan
jumlah transaksi sebanyak 3,90 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar
Rp2,98 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan kemarin mengalami
penurunan, kecuali sektor properti dan sektor perdagangan. Saham-saham yang
menjadi pendorong bursa antara lain: EMTK, BBRI, FASW, PGAS dan VIVA,
sementara saham-saham yang menjadi pengggerus bursa antara lain: BBCA, ASII,
BMRI, INTP dan ISAT.

Bursa Global, Kemarin Dow Jones turun 1.63% ke level 11997.70, S&P 500 turun
2.11% ke level 1234.35 dan Nasdaq turun 1.99% ke level 2596.38. Dow Jones
turun karena ECB diperkirakan akan meningkatkan pembelian utang dan Jerman
menolak beberapa proposal dalam menangani krisis pada summit meeting. Jerman
menolak penerbitan utang euro zone atau menjalankan bailout fund. The European
Banking Authority mengatakan European Union Bank harus menaikkan dana segar
hingga 114.7 billion euros. Ini naik dari perkiraan sebelumnya yang hanya 106
billion euros. 

Prediksi IHSG. Hari ini kami perkirakan IHSG rawan untuk terkoreksi, selain
sentimen akhir pekan serta ketidakjelasan hasil european summit, secara teknikal
beberapa indikator menunjukan adanya sedikit pelemahan , seperti : indikator MFI
sudah sedikit terlihat adanya distribusi, indikator momentum RSI sedikit mulai
sideways serta indikator stochastic oscilator juga akan membentuk deadcross. Ihsg
kami perkirakan akan bergerak di antara 3733 – 3810.

Highlight News

  Direktur TBIG Melakukan Penjualan Sahamnya
  KRAS Siapkan Capex US$ 450 Juta pada Tahun 2012
  Saham APEX Segera Relisting Pada Semester I 2012
  TPIA Siapkan Capex US$ 90 Juta pada Tahun 2012
  IMAS Menjual 2 Anak Usaha yang Berkinerja Buruk
  UNSP Segera Bangun Pembangkit Listrik
  BLTA Siapkan US$ 55 Juta untuk Capex 2012
  KRAS Butuh Pinjaman US$ 315 Juta 
  IPO Semen Baturaja Akhir 2012
  Penjualan Alat Berat UNTR Naik 51%

Direktur TBIG Melakukan Penjualan Sahamnya
Direktur Independen PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), Gusandi Sjamsudin, telah menjual 15000
sahamnya dengan harga Rp 2150 per lembar. Dana digunakan untuk keperluan pencairan dana. 
Sumber: IQ Plus.  

  KRAS Siapkan Capex US$ 450 Juta pada Tahun 2012
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menyiapkan capex sekitar US$ 400-US$ 450 juta pada tahun depan. 70%
capex akan menggunakan pinjaman bank termasuk Export Credit Agency (ECA) dari China. Dana akan
digunakan untuk mengembangkan beberapa proyek. Target penjualan 2012 naik 15% dibandingkan realisasi
tahun ini. Sumber: Kontan.

  Saham APEX Segera Relisting Pada Semester I 2012
Tuscany Investment Group Ltd (pemilik APEX) berencana mencatatkan kembali saham PT Apexindo Pratama
Duta (APEX) di bursa pada semester I 2012. Dana hasil IPO akan digunakan untuk melunasi utang US$
659.86 juta milik induk usaha perseroan yang diakuisisi Tuscany. Sumber: Kontan.

  TPIA Siapkan Capex US$ 90 Juta pada Tahun 2012
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyiapkan capex US$ 90 juta untuk ekspansi pada tahun depan.
Dana akan berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan. Selain itu, perseroan juga memerlukan dana
US$ 420 juta untuk ekspansi lain. Sumber pembiayaan dapat melalui right issue atau pinjaman bank. 
Sumber: Kontan.
 
  IMAS Menjual 2 Anak Usaha yang Berkinerja Buruk
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS)  menjual 90% saham PT Indobuana Pangsaraya dan 80%
saham PT Indomobil Insurance Consultant kepada PT Tritunggal Intipermata dan PT Indomobil Manajemen
Corpora. Alasannya karena kinerja kedua perseroan kurang baik. Sumber: Kontan. 

  UNSP Segera Bangun Pembangkit Listrik
PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) segera membangun pembangkit listrik pada Februari tahun depan.
Pembangunan ini dapat memangkas biaya energi hingga 40%. Dana yang dibutuhkan sekitar US$ 20-25 juta.
Sumber dana dapat diambil dari kas internal atau melalui investor. Sumber: Kontan. 

  BLTA Siapkan US$ 55 Juta untuk Capex 2012
PT Berlian Laju Tangker Tbk (BLTA) menganggarkan belanja modal sebesar US$ 55 juta pada tahun depan.
Dana akan digunakan untuk keperluan rutin, dan menambah kapal baru. Sumber: Kontan.

  KRAS Butuh Pinjaman US$ 315 Juta 
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membutuhkan pinjaman bank sekitar US$ 315 juta untuk membiayai capex
tahun depan senilai US$ 400-450 juta. Perseroan butuh dana US$ 110 juta untuk pembangunan blast
furnance. Proyeksi perseroan, penjualan 2012 naik 15%. Sumber: Investor Daily. 

  IPO Semen Baturaja Akhir 2012
PT Semen Baturaja akan dilaksanakan pada akhir 2012. Dana IPO akan digunakan untuk meningkatkan
kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru. Sumber: Investor Daily.  





No comments:

Post a Comment