Wednesday, December 28, 2011

Market Review & Prediction Rabu, 28 Desember 2011

Market Review & Prediction 

Awal pekan ini (27/12), IHSG akhirnya ditutup melemah 7,72 poin atau -0,23% berada 
pada level 3789,43 setelah sempat mengalami kenaikan hingga level 3806,19. Sektor 
yang mengalami penurunan terendah yaitu sektor Consumer goods (-1,33%), sedangkan 
sektor yang mengalami kanaikan tertinggi yaitu sektor Agriculture (+0,64%). 
Perdagangan kemarin masih relatif sepi, terlihat dari nilai transaksi yang hanya 
mencapai Rp. 2,82 triliun dengan jumlah volume transaksi sebanyak 4,57 miliar lembar. 

Bursa Global,  Kemarin Dow Jones turun 0.02% ke level 12291.30, S&P 500 naik 
0.01% ke level 1265.43 dan Nasdaq naik 0.25% ke level 2625.20. Dow Jones turun 
karena harga Residential Real Estate turun di bawah prediksi analis. Ini menunjukkan 
pasar real estate US terus menurun.  

Prediksi IHSG.  Kemarin IHSG gagal melanjutkan pengutannya sehingga indikator 
stochastic oscilator patah namun belum terbentuk dead cross. Hal tersebut 
mengindikasikan IHSG berpeluang melemah kembali. Akan tetapi, melihat MA 20 masih 
di atas MA 50, maka IHSG pada trend jangka menengah masih bullish. Hari ini kami 
perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan rentang harga antara 3735,73 hingga 
3811,23. 
  
Highlight News 

  Anak Usaha TOWR Memperoleh Pinjaman senilai Rp 2 Triliun 
  Fidelity Menambah Kepemilikan Saham TBIG  
  CKRA Akuisisi Perusahaan Bijih Besi 
  INAF akan Menjual Radiofarmaka ke Jepang 
  TiPhone Menargetkan Meraih Dana Rp 517 Miliar dari IPO 
  EMDE akan Mempercepat Pembayaran Utang Senilai Rp 70 Miliar 
  Pendapatan MYOH Diproyeksikan Naik 74.578% pada Tahun Ini  
  Realisasi Defisit Anggaran Pemerintah hanya Sebesar 1,5% 


10 stocks from the biggest foreign sell: 
PTBA(37.46 B), ASII (25.17 B), BBRI (22.30 B), BUMI (16.28 B),  
BBCA (15.97 B), BMRI (13.44 B),BBNI (12.94 B), UNVR (10.03 B), 
SMGR (8.14 B), PGAS (7.97 B)







No comments:

Post a Comment