Market Review & Prediction
IHSG kemarin (21/12) ditutup naik 41,93 poin (+1,12%) ke level 3.794,27 dengan total
transaksi sebesar 5,60 miliar lembar saham atau setara dengan Rp 4,41 triliun. Seluruh
sektor mengalami penguatan pada perdagangan kemarin di mana sector property
mengalai npenguatan tertinggi dibanding sector lanilla (+2,24%). Saham-saham yang
menjadi pendorong laju penguatan IHSG antara lain; BBRI, BMRI, SMR, ASII dan
UNTR. Sedangkan saham-saham yang menjadi penahan lajunya IHSG antara lain :
GGRM, TLKM, ADROO, EXCL serta BDMN.
Bursa Global, Kemarin Dow Jones naik 0.03% ke level 12107.70, S&P 500 naik 0.19%
ke level 1243.72 dan Nasdaq turun 0.99% ke level 2577.97. Dow Jones naik karena
ditopang oleh kenaikan saham energi dan consumer. Selain itu, ECB akan memberikan
pinjaman kepada 523 bank yang meminjam 489 miliar Euro ke ECB yang bertenor 1134
hari, dan suku bunga acuan 1%. Hal ini dilakukan agar bank-bank dapat menyalurkan
kredit.
Prediksi IHSG. Secara teknikal IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Hal tersebut terlihat dari masihnya terbentuknya golden cross pada indikator stochastic
Oscilator serta naiknya indikator force index. Kami perkirakan hari ini IHSG akan
bergerak dikisaran level 3761 – 3817.
Highlight News
BTEL Ekspansi ke Layanan Data
BIPI Akuisisi Astrindo Senilai US$ 600 Juta
ADHI Mengincar Kontrak EPC Senilai Rp 2,7 Triliun
BAJA Mengincar Laba Bersih Naik 2 Kali Lipat pada 2012
ELSA Segera Melepas Patrakom Semester I 2012
RUIS Akuisisi 3 Cucu Perusahaan
CNKO Targetkan Pendapatan Rp 1,2 Triliun
MDRN Ekspansi Rp 250 Miliar pada 2012
10 stocks from the biggest foreign sell:
TLKM (88.21 B), ASII (81.94 B), BBCA (70.67 B), ADRO (67.58 B),
BMRI (52.07 B), SMGR (49.38 B), BBRI (42.05 B), UNTR (38.94 B),
GGRM (38.24 B), HRUM (38.05 B)
IHSG kemarin (21/12) ditutup naik 41,93 poin (+1,12%) ke level 3.794,27 dengan total
transaksi sebesar 5,60 miliar lembar saham atau setara dengan Rp 4,41 triliun. Seluruh
sektor mengalami penguatan pada perdagangan kemarin di mana sector property
mengalai npenguatan tertinggi dibanding sector lanilla (+2,24%). Saham-saham yang
menjadi pendorong laju penguatan IHSG antara lain; BBRI, BMRI, SMR, ASII dan
UNTR. Sedangkan saham-saham yang menjadi penahan lajunya IHSG antara lain :
GGRM, TLKM, ADROO, EXCL serta BDMN.
Bursa Global, Kemarin Dow Jones naik 0.03% ke level 12107.70, S&P 500 naik 0.19%
ke level 1243.72 dan Nasdaq turun 0.99% ke level 2577.97. Dow Jones naik karena
ditopang oleh kenaikan saham energi dan consumer. Selain itu, ECB akan memberikan
pinjaman kepada 523 bank yang meminjam 489 miliar Euro ke ECB yang bertenor 1134
hari, dan suku bunga acuan 1%. Hal ini dilakukan agar bank-bank dapat menyalurkan
kredit.
Prediksi IHSG. Secara teknikal IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Hal tersebut terlihat dari masihnya terbentuknya golden cross pada indikator stochastic
Oscilator serta naiknya indikator force index. Kami perkirakan hari ini IHSG akan
bergerak dikisaran level 3761 – 3817.
Highlight News
BTEL Ekspansi ke Layanan Data
BIPI Akuisisi Astrindo Senilai US$ 600 Juta
ADHI Mengincar Kontrak EPC Senilai Rp 2,7 Triliun
BAJA Mengincar Laba Bersih Naik 2 Kali Lipat pada 2012
ELSA Segera Melepas Patrakom Semester I 2012
RUIS Akuisisi 3 Cucu Perusahaan
CNKO Targetkan Pendapatan Rp 1,2 Triliun
MDRN Ekspansi Rp 250 Miliar pada 2012
10 stocks from the biggest foreign sell:
TLKM (88.21 B), ASII (81.94 B), BBCA (70.67 B), ADRO (67.58 B),
BMRI (52.07 B), SMGR (49.38 B), BBRI (42.05 B), UNTR (38.94 B),
GGRM (38.24 B), HRUM (38.05 B)
No comments:
Post a Comment