Market Review & Prediction
IHSG pada perdagangan Selasa lalu (13/12) ditutup turun 28.57 point (0.75%) ke
level 3,763.58 dengan jumlah transaksi sebanyak 4.79 miliar lembar saham dan
nilai transaksi sebesar Rp4.85 triliun. Hampir seluruh sektor saham turun, kecuali
sektor property, misc-industry, dan basic-industry. Saham-saham yang melemahkan
bursa adalah:.BBRI, BBCA, BBNI. Sementara itu, saham-saham yang menaikkan
indeks adalah: SMGR, INTP, CTRA.
Bursa Global, Kemarin Dow Jones turun 0.55% ke level 11954.90, S&P 500 turun
0.87% ke level 1225.73 dan Nasdaq turun 1.26% ke level 2579.27. Dow Jones
turun setelah the Fed menahan diri untuk mengambil tindakan baru untuk
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia. Bank sentral mengatakan akan
melanjutkan pertukaran utang jangka pendek sebesar $ 400 milyar dengan utang
jangka panjang untuk memperpanjang jatuh tempo rata-rata kepemilikan(Operation
Twist).
Prediksi IHSG. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak terbatas menunggu sinyal
pergerakan lebih lanjut. IHSG masih berada dalam pola sideways, dimana kemarin
tertahan pada support di 3740. Indikator Stochastic Oscilator, CCI dan MACD masih
bergerak sideways. IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3720 – 3800.
Highlight News
ANTM Siap Terbitkan Kembali Obligasi Rp 1 Triliun
AISA Menganggarkan Capex Rp 414 Miliar pada 2012
MDLN Mencari Pinjaman Rp 150 Miliar
Pengoperasian Pabrik Baru Mempunyai Dampak Baik untuk SMGR
JAWA Anggarkan Capex Rp 470 Miliar
FASW Siapkan Capex US$ 80 Juta
KBRI Mencari Utang US$ 60 Juta
350 Juta Saham MNC Dilego
HRUM Siapkan Capex US$ 30 Juta
Greenwood Menetapkan Harga Perdana Rp 250 per Saham
IHSG pada perdagangan Selasa lalu (13/12) ditutup turun 28.57 point (0.75%) ke
level 3,763.58 dengan jumlah transaksi sebanyak 4.79 miliar lembar saham dan
nilai transaksi sebesar Rp4.85 triliun. Hampir seluruh sektor saham turun, kecuali
sektor property, misc-industry, dan basic-industry. Saham-saham yang melemahkan
bursa adalah:.BBRI, BBCA, BBNI. Sementara itu, saham-saham yang menaikkan
indeks adalah: SMGR, INTP, CTRA.
Bursa Global, Kemarin Dow Jones turun 0.55% ke level 11954.90, S&P 500 turun
0.87% ke level 1225.73 dan Nasdaq turun 1.26% ke level 2579.27. Dow Jones
turun setelah the Fed menahan diri untuk mengambil tindakan baru untuk
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia. Bank sentral mengatakan akan
melanjutkan pertukaran utang jangka pendek sebesar $ 400 milyar dengan utang
jangka panjang untuk memperpanjang jatuh tempo rata-rata kepemilikan(Operation
Twist).
Prediksi IHSG. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak terbatas menunggu sinyal
pergerakan lebih lanjut. IHSG masih berada dalam pola sideways, dimana kemarin
tertahan pada support di 3740. Indikator Stochastic Oscilator, CCI dan MACD masih
bergerak sideways. IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3720 – 3800.
Highlight News
ANTM Siap Terbitkan Kembali Obligasi Rp 1 Triliun
AISA Menganggarkan Capex Rp 414 Miliar pada 2012
MDLN Mencari Pinjaman Rp 150 Miliar
Pengoperasian Pabrik Baru Mempunyai Dampak Baik untuk SMGR
JAWA Anggarkan Capex Rp 470 Miliar
FASW Siapkan Capex US$ 80 Juta
KBRI Mencari Utang US$ 60 Juta
350 Juta Saham MNC Dilego
HRUM Siapkan Capex US$ 30 Juta
Greenwood Menetapkan Harga Perdana Rp 250 per Saham
ANTM Siap Terbitkan Kembali Obligasi Rp 1 Triliun
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan menerbitkan kembali obligasi sebesar Rp 1 triliun pada 2012. Emisi
surat utang tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp 4 triliun.
Perseroan membutuhkan dana Rp 5,8 triliun untuk belanja modal tahun depan. Selain melalui obligasi,
perseroan akan menggunakan kas internal dan pinjaman bank. Sumber: Investor Daily.
AISA Menganggarkan Capex Rp 414 Miliar pada 2012
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akan menganggarkan capex Rp 414 miliar pada 2012. Rp 180 miliar
digunakan untuk mengembangkan bisnis beras dan sisanya untuk perkebunan kelapa sawit. Dana dibiayai dari
right issue, pinjaman bank, dan setoran dana mitra strategis. Selain itu, perseroan akan akuisisi sebuah pabrik
beras pada Januari tahun depan. Sumber: Investor Daily.
MDLN Mencari Pinjaman Rp 150 Miliar
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencari pinjaman bank Rp 150 miliar untuk membiayai capex tahun depan
sekitar Rp 400-500 miliar. Dana akan digunakan untuk membangun proyek baru tahun depan. Marketing sales
untuk tahun depan ditargetkan naik 122% dibandingkan target tahun ini. Sumber: Investor Daily.
Pengoperasian Pabrik Baru Mempunyai Dampak Baik untuk SMGR
Selesainya pabrik semen di Tuban, Jawa Timur akan berpotensi menaikkan penjualan tahunan sekitar 18%.
Selain itu, perseroan akan diuntungkan dengan adanya pengesahan RUU pengadaan tanah untuk
pembangunan menjadi UU. UU tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengembangan infrasruktur dalam
negeri. Sumber: Investor Daily.
JAWA Anggarkan Capex Rp 470 Miliar
PT JA Wattie Tbk (JAWA) menganggarkan capex sebesar Rp 470 miliar pada 2012. Dana akan digunakan
untuk merawat dan menanam karet serta kelapa sawit, dan juga untuk membangun pabrik pengolahan kelapa
sawit. Dana akan berasal dari kas internal dan pinjaman bank. Perseroan juga mungkin akan mengakuisisi
lahan di Kalimantan dan Sulawesi. Sumber: Investor Daily.
FASW Siapkan Capex US$ 80 Juta
PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) akan menganggarkan capex sebesar US$ 80 juta pada tahun depan.
Dana akan berasal dari lembaga pembiayaan ekspor asal Finlandia dan Austria senilai US$ 30 juta, dan
sisanya akan berasal dari sumber lain. Dana akan digunakan untuk menambah dan memodifikasi mesin kertas.
Sumber: Investor Daily.
KBRI Mencari Utang US$ 60 Juta
PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) mencari pinjaman senilai US$ 60 juta pada semester I 2012.
Dana akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan pabrik kertas. Perseroan agak sulit mencari pinjaman
sebab pembangunan pabrik yang telah mencapai 90%, sempat terhenti. Selain mencari dana dari pinjaman
bank, perseroan juga mencari dana melalui investor strategis. Sumber: Investor Daily.
350 Juta Saham MNC Dilego
Pemegang saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) kemarin menjual 350 juta saham diperusahaan
tersebut pada harga Rp 1270 per saham. Dari penjualan tersebut, pemegang saham akan mendapat Rp
444,50 miliar. Sumber: Bisnis Indonesia.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan menerbitkan kembali obligasi sebesar Rp 1 triliun pada 2012. Emisi
surat utang tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp 4 triliun.
Perseroan membutuhkan dana Rp 5,8 triliun untuk belanja modal tahun depan. Selain melalui obligasi,
perseroan akan menggunakan kas internal dan pinjaman bank. Sumber: Investor Daily.
AISA Menganggarkan Capex Rp 414 Miliar pada 2012
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akan menganggarkan capex Rp 414 miliar pada 2012. Rp 180 miliar
digunakan untuk mengembangkan bisnis beras dan sisanya untuk perkebunan kelapa sawit. Dana dibiayai dari
right issue, pinjaman bank, dan setoran dana mitra strategis. Selain itu, perseroan akan akuisisi sebuah pabrik
beras pada Januari tahun depan. Sumber: Investor Daily.
MDLN Mencari Pinjaman Rp 150 Miliar
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencari pinjaman bank Rp 150 miliar untuk membiayai capex tahun depan
sekitar Rp 400-500 miliar. Dana akan digunakan untuk membangun proyek baru tahun depan. Marketing sales
untuk tahun depan ditargetkan naik 122% dibandingkan target tahun ini. Sumber: Investor Daily.
Pengoperasian Pabrik Baru Mempunyai Dampak Baik untuk SMGR
Selesainya pabrik semen di Tuban, Jawa Timur akan berpotensi menaikkan penjualan tahunan sekitar 18%.
Selain itu, perseroan akan diuntungkan dengan adanya pengesahan RUU pengadaan tanah untuk
pembangunan menjadi UU. UU tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengembangan infrasruktur dalam
negeri. Sumber: Investor Daily.
JAWA Anggarkan Capex Rp 470 Miliar
PT JA Wattie Tbk (JAWA) menganggarkan capex sebesar Rp 470 miliar pada 2012. Dana akan digunakan
untuk merawat dan menanam karet serta kelapa sawit, dan juga untuk membangun pabrik pengolahan kelapa
sawit. Dana akan berasal dari kas internal dan pinjaman bank. Perseroan juga mungkin akan mengakuisisi
lahan di Kalimantan dan Sulawesi. Sumber: Investor Daily.
FASW Siapkan Capex US$ 80 Juta
PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) akan menganggarkan capex sebesar US$ 80 juta pada tahun depan.
Dana akan berasal dari lembaga pembiayaan ekspor asal Finlandia dan Austria senilai US$ 30 juta, dan
sisanya akan berasal dari sumber lain. Dana akan digunakan untuk menambah dan memodifikasi mesin kertas.
Sumber: Investor Daily.
KBRI Mencari Utang US$ 60 Juta
PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) mencari pinjaman senilai US$ 60 juta pada semester I 2012.
Dana akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan pabrik kertas. Perseroan agak sulit mencari pinjaman
sebab pembangunan pabrik yang telah mencapai 90%, sempat terhenti. Selain mencari dana dari pinjaman
bank, perseroan juga mencari dana melalui investor strategis. Sumber: Investor Daily.
350 Juta Saham MNC Dilego
Pemegang saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) kemarin menjual 350 juta saham diperusahaan
tersebut pada harga Rp 1270 per saham. Dari penjualan tersebut, pemegang saham akan mendapat Rp
444,50 miliar. Sumber: Bisnis Indonesia.
No comments:
Post a Comment