Monday, December 19, 2011

Market Review & Prediction 19 Desember 2011

Market Review & Prediction

IHSG pada akhir pekan lalu (16/12) ditutup naik 62.49 point (1.69%) ke level 3764.03
dengan jumlah transaksi sebanyak 5.32 miliar lembar saham dan nilai transaksi sebesar
Rp4.58 triliun. Hampir seluruh sektor saham naik, kecuali sektor Agriculture. Saham-
saham yang melemahkan bursa adalah: UNVR, AALI, JSMR. Sementara itu, saham-
saham yang menaikkan indeks adalah: ASII, BBRI, dan BMRI.

Bursa Global,  Kemarin Dow Jones turun 0.02% ke level 11866.40, S&P 500 naik
0.32% ke level 1219.66 dan Nasdaq naik 0.56% ke level 2555.33. Dow Jones turun tipis
karena masih adanya ketidakpastian akan keadaan Eropa. Hari ini European Finance
Ministers akan bertemu melalui conference call at 3.30 p.m untuk membahas 200 milyar
Euro sebagai tambahan dana melalui IMF dan mekanisme dari kebijkaan fiscal yang
telah dinegosiasikan pada pertemuan puncak Uni Eropa 9 Desember lalu. 

Prediksi IHSG. Akhir pekan lalu, IHSG akhirnya ditutup menguat setelah beberapa hari
mendapat tekanan aksi jual. Beberapa indikator teknikal seperti: indikator MFI dan
indikator momentum RSI sudah menunjukkan adanya penguatan. Namun demikian,
mengingat indikator stochastic Oscilator belum membentuk kembali pola golden cross,
kami berharap para investor bisa berhati-hati dalam mengambil posisi trading hari ini.
IHSG kami perkirakan akan bergerak mixed dengan rentang harga antara 3720 – 3797.

Highlight News

  SMDR Berniat Menambah kepemilikan pada SDPC 
  BNBR Siapkan 3 Strategi Pendanaan
  MYOR Anggarkan US$ 70 Juta untuk Capex Tahun 2012
  KARK Menargetkan Pendapatan Tumbuh 20% pada 2012
  ADMG Alokasikan US$ 17,5 Juta untuk Menaikkan Produksi
  MIRA Menargetkan Pendapatan Rp 350 Miliar pada Tahun 2012
  ASRI Menyiapkan Capex Rp 3 Triliun pada Tahun 2012
  BNBR Menargetkan Pendapatan Rp 13 Triliun pada 2011
  ADHI Targetkan Pertumbuhan Laba Bersih 2012 Sebesar 2,17%

10 Stocks from the Biggest Foreign Sell:
SMGR (153.56 B), ASII (119.56 B), BMRI (100.16 B), BBCA (99.90 B), UNTR (92.44 B), 
INDF (66.74 B), BBNI (64.99 B), GGRM (49.17 B), ADRO (46.18 B), TLKM ( 31.73 B).


SMDR Berniat Menambah kepemilikan pada SDPC 
PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) berniat menambah kepemilikan saham pada PT Millennium Pharmacon
International Tbk (SDPC). Perseroan menjelaskan bahwa nantinya kepemilikan SDPC langsung berada di
bawah perusahaan holding. Dana ,besarnya akuisisi dan target waktu belum disebutkan. Sumber: Kontan.
 
  BNBR Siapkan 3 Strategi Pendanaan
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membutuhkan dana US$ 3.5 miliar untuk membiayai berbagai proyek di
masa depan. Strategi pendanaan yang akan diambil adalah melalui project financing, vendor financing, dan
fund. Tahun 2012, perseroan menargetkan mendapatkan fund US$ 300 juta. Sumber: Kontan. 

  MYOR Anggarkan US$ 70 Juta untuk Capex Tahun 2012
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membutuhkan dana US$ 70 juta untuk ekspansi tahun depan. Dana akan
diperoleh melalui pinjaman dan menggunakan keuntungan dari hasil usaha. Dana akan digunakan untuk
membangun pabrik, menambah mesin produksi, dan berbagai sarana infrastruktur. Sumber: Kontan.

  KARK Menargetkan Pendapatan Tumbuh 20% pada 2012
PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) menargetkan pertumbuhan pendapatan pada tahun depan
sebesar 20%. Perseroan ingin mengurangi porsi penjualan melalui trading, dan memaksimalkan penjualan dari
hasil produksi tambang batubara. Perseroan menggarkan capex tahun depan sebesar Rp 800 miliar. Dana
akan digunakan untuk membeli kapal tongkang baru. Sumber: Kontan.

  ADMG Alokasikan US$ 17,5 Juta untuk Menaikkan Produksi
PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) mengalokasikan dana US$ 17,5 juta untuk capex tahun depan. Sumber
dana berasal dari kas internal. Dana akan digunakan untuk menambah produksi pabrik EOD di Banten untuk
meningkatkan produksi 2 kali lipat dari produksi saat iniyang sebesar 40000 ton per tahun. Sumber: Kontan.

  MIRA Menargetkan Pendapatan Rp 350 Miliar pada Tahun 2012
PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) menargetkan pendapatan sebesar Rp 300 miliar hingga Rp 350
miliar. Kontribusi pendapatan berasal dari pengangkutan semen,pengangkutan batubara dan sektor jasa
penunjang migas. Tahun depan perseroan akan membeli 50 truk pengangkut batubara senilai US$ 1-2 juta,
serta menyiapkan dana US$ 10-15 juta untuk memasang peralatan penunjang migas. Sumber: Kontan.

  ASRI Menyiapkan Capex Rp 3 Triliun pada Tahun 2012
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akan menginvestasikan Rp 3 triliun pada 2012. Rp 1 triliun akan digunakan
untuk perluasan Pasar Kemis, Rp 600 miliar untuk pembangunan proyek Serpong, dan sisanya untuk proyek di
Bali. Sumber dana akan berasal dari penerbitan obligasi global senilai US$ 200 juta, private placement, dan
pinjaman bank. Marketing sales tahun depan ditargetkan mencapai 3 triliun. Sumber: Investor Daily.

  BNBR Menargetkan Pendapatan Rp 13 Triliun pada 2011
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) optimis pendapatan tahun ini mencapai Rp 13 triliun, dan pendapatan tahun
depan naik 20-25%. Penopang utama pendapatan akan berasal dari PT Bakrie Energy International, dan
pendapatan dari UNSP tidak dikonsolidasikan lagi ke pendapatan perseroan. Pertumbuhan pendapatan 2012
ditargetkan mencapai 20-25% YoY. Sumber: Investor Daily.  

  ADHI Targetkan Pertumbuhan Laba Bersih 2012 Sebesar 2,17%
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) hanya menargetkan pencapaian laba bersih 2012 sebesar 2,17% dibanding
estimasi laba bersih 2011 ini yang diperkirakan mencapai Rp183,37 miliar. Berdasarkan keterangan perseroan, 






No comments:

Post a Comment